Manado, Portalkawanua| Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri Tatap Muka Pemerintah Kota Manado, Kapolresta Manado, Dandim 1309/Manado bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Pemuda Lintas Agama se-Kota Manado, bertempat di Grand Kawanua City Walk Manado. Kamis (21/08/25)
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang telah memasuki kali ke-10 ini, sekaligus mengingatkan kembali semangat kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado bersama aparat keamanan serius menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Saat ini sedikitnya 1.000 orang teridentifikasi kerap membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Kota Manado. Kelompok ini, yang dikenal dengan sebutan “peks-peks”, menjadi perhatian serius dan tidak bisa dianggap remeh.
Menurut Wali Kota, langkah identifikasi tersebut bukan sekadar pendataan, tetapi juga upaya preventif untuk mencegah tindak kriminal. Aksi kriminal dengan sajam yang marak belakangan ini menjadi peringatan bahwa potensi konflik dapat muncul kapan saja jika tidak diantisipasi dengan tindakan tegas.
Wali Kota menekankan pentingnya pendekatan dua arah, yakni penegakan hukum melalui aparat keamanan, serta pembinaan masyarakat melalui tokoh agama, tokoh masyarakat, dan komunitas pemuda. Wali Kota berharap tokoh agama khususnya dapat mengambil peran aktif dalam membangun kesadaran moral umat, terutama generasi muda.
Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Manado, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda lintas agama.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Manado, Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K beserta jajaran, Asisten I Julises Oehlers, S.H., Camat Mapanget Deysie Kalalo, S.E., M.AP., Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, M.Teol beserta jajaran pengurus, Kapolsek Mapanget, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda lintas agama. (Red)